PENEMUAN MAKAM WALI PITU KETIGA


Tahun berikutnya menginjak tahun 1994 M, setelah ditemukannya Makam Syekh Chabib Umar Bin Yusuf Al Maghribi, para jamaah Manaqib AL JAMALI serta bapak pengasuh semakin mendekatkan diri kepada Allah untuk dapat mewujudkan semua petunjuk yang telah didapat.

Pada suatu hari bapak pengasuh memperoleh petunjuk kembali, kali ini petunjuk itu mengarah ke suatu daerah Klungkung, yang menyatakan bahwa di daerah tersebut ada satu makam yang karomah letaknya di pekuburan umum dekat pantai tidak jauh dari jalan raya yang menuju ke Goa Lawa Karangasem.

Setelah petunjuk itu dimusyawarahkan dan diperoleh kesepakatan, keesokan harinya mereka berangkat menuju lokasi dan akhirnya ditemukan  di kampung Islam Kusamba dan memang benar makam tersebut berada di ujung sebelah barat perkuburan umum Desa Kusamba Kecamatan Dawan Kabupaten Klungkung.

Ternyata makam tersebut adalah makam Chabib Ali bin Abu Bakar bin Umar Al Khamid. Makam tersebut sangat dikeramatkan oleh penduduk setempat baik umat Islam maupun umat Hindu.  Chabib Ali bin Abu Bakar bin Umar bin Abu Bakar Al Khamid semasa hidupnya bekerja sebagai Guru Besar Raja Klungkung, pada masa pemerintahan Dhalem I Dewa Agung Jambe. 

Beliau bekerja sebagai Guru Bahasa Melayu dan diberi seekor kuda tunggangan sebagai kendaraan pulang pergi antara Daerah Kusamba dan Klungkung.

Pada suatu hari Khabib Ali Pulang dari Klungkung, beliau berpapasan dengan salah seorang putra keluarga kerajaan di Desa Kusamba yang sedang berjalan kaki dengan teman-temanya. Putra Mahkota tersebut menghentikan langkah kuda Khabib Ali karena beliau tidak turun dan meyembah kepada putra mahkota yang lewat. 

Pada keesokan harinya, kejadian ini diceritakan kepada baginda raja dan baginda raja memerintahkan kepada Chabib Ali untuk mencari jalan yang lain yang lebih aman agar tidak bertemu lagi dengan putra mahkota. Maka Chabib Ali mencari jalan lain yang kiranya aman yaitu menelusuri pantai di sebelah selatan. 

Sesampainya di Desa Kusamba, tiba-tiba beliau diserang oleh orang tak dikenal dengan senjata tajam secara bertubi-tubi sehingga beliau wafat dan dimakamkan di Ujung Barat pekuburan umum Desa Kusamba.

Makam Keramat Kusamba Chabib Ali Al Hamid

Pada malam hari setelah kejadian tersebut, terjadi peristiwa yang sangat menggemparkan dan mengerikan yaitu di atas makam Khabib Ali mengeluarkan api yang menyala-nyala laksana bola api, api tersebut terbang kemana-mana mengajar para pelaku yang telah membunuh beliau, sehingga tak ada satupun dari sekawanan tersebut yang selamat.

Karomah lain yang dimiliki oleh Khabib Ali adalah jikalau ada orang berkata atau akan melakukan perbuatan tidak senonoh akan terdengar angin kencang dan suara yang menakutkan.

Demikianlah penemuan makam keramat Kusamba di Daerah Klungkung, yang semakin menambah rasa optimis bagi pengasuh dan para Jamaah Manaqib Al Jamali untuk mewujudkan semua yang ada di dalam petunjuk.

0 komentar:

Posting Komentar